Collaborative Governance — Riset Mendalam
Collaborative Governance — Riset Mendalam
Tanggal Riset: 13 Juli 2026 Metode: Multi-source research — Tavily, Exa, Search-MCP, Crawler-MCP Topik: Collaborative Governance sebagai Konsep Teoritis Sentral
Struktur Folder
collaborative-governance/
README.md File ini (overview)
definitions/
definisi-konsep.md Definisi & evolusi konsep
frameworks/
model-teoritis.md Model Ansell-Gash & Emerson et al.
case-studies/
implementasi-sektor.md Implementasi di berbagai sektor
implementation/
tantangan-implementasi.md Tantangan, limitasi, best practices
Ringkasan Temuan Utama
1. Dua Framework Dominan
- Ansell & Gash (2008) — Model kontingensi berdasarkan meta-analisis 137 kasus
- Emerson, Nabatchi & Balogh (2012) — Framework integratif dengan konsep Collaborative Governance Regime (CGR)
2. Definisi Inti
Collaborative governance adalah proses dan struktur pengambilan keputusan kebijakan publik yang melibatkan orang-orang secara konstruktif melintasi batas lembaga publik, tingkat pemerintahan, dan/atau ranah publik, privat, dan sipil untuk melaksanakan tujuan publik yang tidak dapat dicapai sendiri.
3. 10 Proposition Emerson et al.
Framework integratif menghasilkan 10 proposisi tentang interaksi dinamis antar komponen dalam CGR.
4. Tantangan Utama
- Asimetri kekuasaan & sumber daya
- Ketidakpercayaan antar aktor
- Akuntabilitas demokratik
- Sustainability kolaborasi jangka panjang
5. Relevansi dengan STEM Talent Governance
Collaborative governance menjadi mekanisme koordinasi yang menjembatani fragmentasi kebijakan talenta STEM di Indonesia antar kementerian, sektor pendidikan, industri, dan masyarakat sipil.